Evaluasi Pemeliharaan Lanskap pada Kawasan Taman Candi Kabupaten Ngawi, Jawa Timur

Authors

  • Caesar Tegar Prihanggo Universitas Udayana
  • I Made Sukewijaya Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.61132/konstruksi.v3i4.1211

Keywords:

Garden Maintenance, Ngawi Regency, Open Space, Softscape Hardscape, Working Capacity

Abstract

The Taman Candi is included in the category of active green open space (GOS). Based on this, it is necessary to carry out good maintenance aimed at maintaining the quality of facilities, both softscape and hardscape in the park. Maintenance in Taman Candi Ngawi Regency refers to the park maintenance standards by Arifin and Arifin (2005). Data processing was carried out using a quantitative method, namely using a work capacity calculation formula, aimed at measuring the suitability of work and worker effectiveness from the maintenance of the Taman Candi Ngawi Regency. The management of the Taman Candi in Ngawi Regency does not have a written maintenance schedule, so maintenance activities are carried out flexibly or according to the conditions in the field, and there are several activities that have not been carried out, the results show that there is still work that is not ideal from the work capacity and exceeds the ideal value in accordance with the standard of maintenance work capacity of Arifin and Arifin (2005). This is due to the lack of knowledge of workers about good and correct maintenance activities, the absence of a written schedule from the manager, and the lack of availability of tools.

References

Arifin, H. S., & Arifin, N. H. S. (2005). Pemeliharaan taman (Edisi revisi). Penebar Swadaya.

Darmawan, E. (2005). Ruang publik dan kualitas ruang kota. Dalam Prosiding Seminar Nasional PESAT 2005. Universitas Gunadarma.

Humanika, S. (2022). Evaluasi kapasitas kinerja gardener terhadap pemeliharaan Taman Maya Sanur Resort (Skripsi tidak dipublikasikan). Program Studi Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana.

Imansari, N., & Khadiyanta, P. (2015). Penyediaan hutan kota dan taman kota sebagai ruang terbuka hijau (RTH) publik menurut preferensi masyarakat di kawasan pusat Kota Tangerang. Jurnal Ruang, 1(3), 101–110.

Jonathan, S. (2006). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Graha Ilmu.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Hakim, R. (2014). Arsitektur lanskap: Teori dan aplikasi. Bumi Aksara.

Hidayat, I. W. (2010). Pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) wilayah perkotaan. Jurnal Lanskap Indonesia, 2(1), 17–26.

Kementerian Pekerjaan Umum. (2008). Pedoman penyediaan dan pemanfaatan ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan. Direktorat Jenderal Penataan Ruang.

Laurie, M. (1986). An introduction to landscape architecture. Elsevier.

Mulyandari, H. (2011). Pengantar arsitektur lanskap. Andi Offset.

Nurisjah, S., & Pramukanto, Q. (2001). Perencanaan dan pengelolaan lanskap. Institut Pertanian Bogor Press.

Purnomohadi, N. (2006). Ruang terbuka hijau sebagai unsur utama tata ruang kota. Direktorat Jenderal Penataan Ruang.

Siregar, J. P. (2014). Evaluasi pengelolaan taman kota sebagai ruang publik. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 25(2), 93–104.

Supriyadi, B., & Rahmi, D. H. (2018). Kualitas ruang terbuka hijau publik dan aktivitas pengunjung taman kota. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 14(1), 1–12.

Woolley, H. (2003). Urban open spaces. Spon Press.

Downloads

Published

2025-12-23

How to Cite

Caesar Tegar Prihanggo, & I Made Sukewijaya. (2025). Evaluasi Pemeliharaan Lanskap pada Kawasan Taman Candi Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang Dan Teknik Sipil, 3(4), 309–323. https://doi.org/10.61132/konstruksi.v3i4.1211

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.