Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dalam Penataan Ruang Wilayah: Tinjauan Literatur
DOI:
https://doi.org/10.61132/venus.v4i1.1331Keywords:
Food Security, Land Conversion, Regional Policy, Regional Spatial Planning, Sustainable DevelopmentAbstract
The conversion of agricultural land to non-agricultural land continues to increase along with the pressures of urbanization, industrialization, and settlement expansion. This condition poses risks to food security, environmental sustainability, and farmer welfare. This article reviews literature based on 25 abstracts/research results on LP2B in Indonesia to map policy implementation patterns, the relationship between LP2B and regional spatial planning, inhibiting factors, and the direction of policy strengthening. The method used is a narrative review with thematic synthesis of normative legal studies, juridical-empirical, qualitative, mixed methods, and spatial-quantitative approaches. The results of the review indicate: (1) LP2B is highly dependent on the harmonization of spatial planning policies, especially RTRW/RDTR and licensing mechanisms based on KKPR-OSS; (2) many regions are still stuck at the land inventory-identification stage, not yet reaching the determination and operational protection through LP2B Regional Regulations; (3) dominant obstacles include regulatory asynchronous, weak law enforcement, minimal cross-agency coordination, limited data by name by address, suboptimal socialization, and conflicts of interest in non-agricultural development; (4) incentive-disincentive instruments have not been implemented consistently, although socially farmers tend to accept LP2B protection; and (5) quantitative evidence at the national level shows that LP2B policies have a positive effect on the percentage of rice fields, despite being suppressed by population density and real estate sector growth. This article emphasizes the need for an integrated spatial governance approach, strengthening regional institutions, and designing policies that are socially and environmentally just to ensure that LP2B is effective in maintaining regional food security.
References
Akadir, L. N., Ismail, L., & Sulaiman. (2019). Tanggung jawab pemerintah daerah dalam perlindungan alih fungsi lahan pertanian pangan berkelanjutan. Jurnal IUS, 7(3), 478-494. https://doi.org/10.29303/ius.v7i3.674
Amalina, A., Binasasi, S. D., & Purnaweni, H. (2018). Formulasi kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kabupaten Karawang. Gema Publica, 3(2), 92-102. https://doi.org/10.14710/gp.3.2.2018.92-102
Ansaria, M. N., Bachri, S., & Lahae, K. (2020). Efektivitas terhadap pelaksanaan pengaturan lahan pertanian pangan berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan, 9(2), 135-151. https://doi.org/10.28946/rpt.v9i2.863
Arba, A., Putro, W. D., & Wagian, D. (2025). Perlindungan hukum lahan pertanian pangan berkelanjutan dan implikasi hukumnya terhadap alih fungsi lahan pertanian tanpa izin. Jatiswara, 40(2), 196-208. https://doi.org/10.29303/jtsw.v40i2.1251
Arnawan, G. E., & Surata, I. G. (2019). Peranan Kantor Pertanahan Kabupaten Buleleng dalam perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kabupaten Buleleng. Kertha Widya Jurnal Hukum, 7(1), 34-48. https://doi.org/10.37637/kw.v7i1.401
Bahuwa, K., Mokoginta, M. M., Taslim, I., & Djibran, M. M. (2024). Analisis kebijakan insentif dalam perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Gorontalo. Jurnal Agribisnis, 26(2), 46-53.
Damopolii, M. V., Puluhulawa, F. U., & Abdussamad, Z. (2024). Implementasi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan terkait konservasi lahan pertanian di Kabupaten Bolaang Mongondow. Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum, 2(1), 8-17. https://doi.org/10.59581/deposisi.v2i1.1873
Dayanti, W. R., & Soetjipto, W. (2024). Dampak kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) terhadap sektor pertanian. Journal Syntax Idea, 6(4), 1771-1784. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v6i4.3172
Ekasari, Y., Reflis, R., Utama, S. P., Maryani, D., Asdami, E. A., & Uchera, R. (2024). Strategi perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kabupaten Muko-Muko, Bengkulu. Flora: Journal of Agricultural and Plantation Studies, 1(2), 1-8. https://doi.org/10.62951/flora.v1i2.31
Hambali, F. R., Sutaryono, S., & Pinuji, S. (2022). Kesesuaian kawasan lahan pertanian pangan berkelanjutan dengan rencana tata ruang wilayah di Kabupaten Sumenep. Tunas Agraria, 4(3), 276-292. https://doi.org/10.31292/jta.v4i3.164
Haris, I. D., Nasution, M. A., & Syafri, S. (2023). Pengendalian pemanfaatan ruang lahan pertanian berbasis berkelanjutan ketahanan pangan di Kabupaten Soppeng. Urban and Regional Studies Journal, 5(2), 129-133. https://doi.org/10.35965/ursj.v5i2.2704
Janti, G. I., Martono, E., & Subejo. (2016). Perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan guna memperkokoh ketahanan pangan wilayah (Studi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta). Jurnal Ketahanan Nasional, 22(1), 1-21. https://doi.org/10.22146/jkn.9845
Karenina, A., Rustiadi, E., & Syaukat, Y. (2016). Strategi perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kabupaten Tangerang. Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah, 8(2), 1-9. https://doi.org/10.29244/jurnal_mpd.v8i2.24827
Muttaqin, J., Muhdar, M., & Sabarudin, A. K. (2024). Kebijakan tata ruang kawasan pertanian sebagai sumber ketahanan pangan dalam perspektif keadilan lingkungan. Journal of Comprehensive Science, 3(1), 101-108. https://doi.org/10.59188/jcs.v3i1.591
Muzqufa, R., Sadino, S., & Shebubakar, A. N. (2025). Kebijakan hukum perlindungan lahan pertanian pangan: Studi kasus alih fungsi sawah di Kabupaten Karawang. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik, 5(6), 5103-5113. https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i6.5211
Nurhidayah, R., Subekti, R., & Raharjo, P. S. (2020). Problematika alih fungsi lahan pertanian di Karanganyar dalam perspektif perlindungan lingkungan. Konstitusi: Jurnal Hukum, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi, 2(2), 246-256. https://doi.org/10.62383/konstitusi.v2i2.629
Octavianti, Y. E., & Nurikah. (2021). Analisis efektivitas kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Pandeglang. Yustisia Tirtayasa: Jurnal Tugas Akhir, 1(1), 69-83. http://dx.doi.org/10.51825/yta.v1i1.11343
Oktiana, U. N. (2020). Pelaksanaan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan berdasarkan regulasi rencana tata ruang. Jurnal Discretie: Jurnal Bagian Hukum Administrasi Negara, 1(1), 16-24. https://doi.org/10.20961/jd.v1i1.50201
Paminto, S. R., Sovani, B. P., Rojabulakbar, A., Setiawan, M. D., Sholeh, M. R., & Al Qaida, U. (2024). Perlindungan lahan pertanian dan hak asasi petani sebagai instrumen mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia. Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, 1(3), 188-197. https://doi.org/10.62383/amandemen.v1i3.280
Pitaloka, E. D. A. (2020). Kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan dalam dimensi politik hukum penataan ruang. Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan, 8(1), 49-78. https://doi.org/10.29303/ius.v8i1.718
Ramadhan, S., & Murti, R. P. W. (2024). Dinamika alih fungsi lahan sawah dan upaya perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan di wilayah Metropolitan Sarbagita. Tunas Agraria, 7(3), 303-325. https://doi.org/10.31292/jta.v7i3.357
Takim, M. H. (2020). Perlindungan hukum lahan pertanian pangan berkelanjutan (PLP2B) di Kabupaten Gresik terhadap izin usaha dan industri. Airlangga Development Journal, 2(2), 63-77. https://doi.org/10.20473/adj.v2i2.18070
Widayati, W. (2015). Kebijakan perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kabupaten Demak. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 1(1), 5-11. https://doi.org/10.14710/jiip.v1i1.787
Zufren, M. R., & Marganof. (2024). Evaluasi implementasi program perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan di Kabupaten Agam. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 18(1), 34-52. https://doi.org/10.31869/mi.v18i1.5777
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




