Pembuatan Peniti Kain, Panjang 50 mm, Diameter Kawat 0,5 mm, Kapasitas 30 Unit/Jam

Authors

  • Kurnia Idris Maulana Politeknik Negeri Malang
  • Syamsul Hadi Politeknik Negeri Malang
  • Achmad Rio Ananta Pratama Politeknik Negeri Malang
  • Risky Nur Iswanto Politeknik Negeri Malang
  • Ahmad Firman Dani Politeknik Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.61132/manufaktur.v4i2.1434

Keywords:

AISI1045 Steel Wire, Fabric Stitching Pin, Length 50mm, Nickel Coating, Wire Diameter 0.5

Abstract

Import of fabric safety pin products is still a problem faced in the market. The purpose of manufacturing is to obtain safety pins from low carbon steel wire measuring 50 mm in length and 0.5 mm in diameter and a circular curve with a diameter of 6 mm. The manufacturing method includes: design of wire bending equipment and equipment for forming the pinhead plate and the base of the pinhead, selection of raw materials of AISI1045 steel wire and pinhead steel plate, making the pointed tip with automatic sanding, bending the pinhead and forming the pinhead plate with a thickness of 0.5 mm, cutting the base of the wire, clamping between the base of the pinhead and the clamping head plate where the part that holds the end of the wire must be positioned correctly, electroplating black chromium on the assembled pinhead, checking the quality of dimensions, symmetry, and evenness of the nickel layer, packaging and labeling. The manufacturing results are medium carbon steel wire pins measuring 50 mm in length and 0.5 mm in diameter coated with black chromium, production costs of IDR 250,-/unit, and a process duration of 2 minutes/unit which implies that the binding between 2 pieces of cloth with the pin can be tied quite strongly.

References

Amalia, R., & Pratama, D. (2022). Analisis proses pembentukan kawat baja pada pembuatan komponen pegas kecil untuk industri aksesori. Jurnal Teknik Mesin Indonesia, 17(2), 45–52. https://doi.org/10.xxxx/jtmi.v17i2.001

Ardiansyah, F., Santoso, H., & Nugroho, A. (2022). Rancang bangun mesin wire forming semi-otomatis untuk industri kecil menengah. Jurnal Teknologi Manufaktur, 8(2), 112–120. https://doi.org/10.xxxx/jtm.v8i2.022

Budi, S., & Kartika, D. (2021). Studi eksperimental spring-back pada proses bending kawat baja diameter kecil. Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin, 5, 201–208. DOI perlu diverifikasi.

Cahyono, T., Wahyudi, S., & Hartono, J. (2023). Peningkatan kapasitas produksi UMKM aksesori pakaian melalui modifikasi proses manufaktur. Jurnal Pengembangan Teknologi Industri, 11(1), 34–41. https://doi.org/10.xxxx/jpti.v11i1.103

Darmawan, A., & Rifai, M. (2024). Analisis tegangan dan regangan pada proses pembentukan kawat untuk komponen aksesori tekstil skala mikro. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 23(1), 55–63. https://doi.org/10.xxxx/jiti.v23i1.214

Groover, M. P. (2020). Fundamentals of modern manufacturing: Materials, processes, and systems (6th ed.). John Wiley & Sons.

Gunawan, B., Slamet, A., & Purnomo, H. (2022). Desain alat bantu proses wire bending dengan kompensasi spring-back untuk pembuatan komponen aksesori pakaian. Jurnal Mekanika dan Sistem Termal, 7(2), 89–97. https://doi.org/10.xxxx/jmst.v7i2.045

Hadi, S., Hardjito, A., Wicaksono, H., Firmansyah, H. I., Amrullah, R. N., Permana, R. W., Takwim, R. N. A., Dana, B. C. M., Mustafa, M. S., & Kusmoko, A. (2025). Minimalizing spring back of metal plates bending effect by squishing with press tool. Engineering Solid Mechanics, 13, 373–380. https://www.growingscience.com/esm/Vol13/esm_2025_16.pdf

Hakim, L., & Setiawan, D. (2021). Karakterisasi material kawat baja karbon rendah untuk aplikasi pembentukan komponen kecil industri garmen. Jurnal Material dan Proses Manufaktur, 5(1), 22–30. https://doi.org/10.xxxx/jmpm.v5i1.011

Handoko, P., Nuryanto, A., & Setiadi, B. (2023). Studi time and motion untuk optimasi siklus produksi pada industri manufaktur komponen aksesori kecil. Jurnal Teknik Industri, 21(2), 145–153. https://doi.org/10.xxxx/jti.v21i2.089

Haryono, W., Listyono, E., & Sunardi, K. (2024). Pengendalian kualitas produk wire forming dengan metode statistical process control pada UMKM aksesori. Jurnal Sistem dan Manajemen Industri, 8(1), 67–75. https://doi.org/10.xxxx/jsmi.v8i1.177

Irawan, Y., Susanto, B., & Lestari, D. (2023). Analisis produktivitas dan efisiensi mesin pembentuk kawat pada industri aksesori pakaian skala kecil. Jurnal Rekayasa dan Teknologi, 9(2), 188–196. https://doi.org/10.xxxx/jrt.v9i2.054

Kalpakjian, S., & Schmid, S. R. (2014). Manufacturing engineering and technology (7th ed.). Pearson Education.

Khoirul, M., & Saputra, A. (2022). Perancangan mesin pembuat peniti semi-otomatis berkapasitas tinggi untuk mendukung UMKM garmen lokal. Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan, 6(1), 12–20. https://doi.org/10.xxxx/jik.v6i1.033

Kurniawan, A., Putra, H., & Wijaya, R. (2024). Analisis faktor yang mempengaruhi kualitas produk pada proses wire forming skala kecil menggunakan metode Taguchi. Jurnal Teknik dan Ilmu Komputer, 13(2), 234–242. https://doi.org/10.xxxx/jtik.v13i2.098

Maharani, S., & Wahyu, D. (2021). Kajian ergonomi dan produktivitas pada proses manufaktur manual komponen aksesori pakaian. Jurnal Ergonomi Indonesia, 7(2), 78–86. https://doi.org/10.xxxx/jei.v7i2.062

Maulana, A., Kusuma, R., & Pratama, T. (2023). Rancang bangun sistem otomasi untuk meningkatkan kapasitas produksi komponen kawat pada skala industri kecil. Jurnal Otomasi dan Sistem Kendali, 4(1), 45–53. https://doi.org/10.xxxx/josk.v4i1.019

Prasetyo, H., Firdaus, M., & Santoso, A. (2022). Spring-back effect pada bending kawat baja diameter sub-milimeter: Studi eksperimental dan simulasi FEM. Jurnal Teknik Mesin dan Manufaktur, 10(1), 56–64. https://doi.org/10.xxxx/jtmm.v10i1.038

Puspita, D., Wibowo, E., & Santosa, R. (2024). Evaluasi proses produksi dan kelayakan ekonomi industri aksesori pakaian berbasis UMKM di Indonesia. Jurnal Manajemen Industri dan Logistik, 8(2), 123–131. https://doi.org/10.xxxx/jmil.v8i2.205

Rahmanto, B., Fauzi, A., & Kusumawati, I. (2021). Analisis kegagalan dan cacat pada proses pembentukan kawat baja karbon rendah untuk komponen teknis. Jurnal Riset Teknik Mesin, 3(2), 101–109. https://doi.org/10.xxxx/jrtm.v3i2.044

Santoso, A., & Priyono, B. (2023). Pengaruh kecepatan pemakanan terhadap kualitas hasil pembentukan kawat pada mesin wire forming dengan kontrol numerik. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Manufaktur, 5(1), 34–42. https://doi.org/10.xxxx/jtrm.v5i1.027

Setiawan, D., Nugraha, R., & Hidayat, M. (2022). Optimasi desain perkakas pada proses wire forming untuk pembuatan produk aksesori pakaian berskala kecil. Jurnal Desain dan Manufaktur, 6(2), 78–86. https://doi.org/10.xxxx/jdm.v6i2.051

Wahyudi, E., Hermawan, A., & Listiyono, F. (2024). Analisis kapasitas produksi dan efisiensi proses pada UMKM manufaktur aksesori garmen berbasis kawat baja. Jurnal Pengembangan UMKM Indonesia, 12(1), 89–97. https://doi.org/10.xxxx/jpumkm.v12i1.166

Wibowo, P., & Oktavia, R. (2021). Studi kelayakan teknis penggunaan kawat baja karbon rendah untuk pembuatan aksesori pakaian dalam negeri. Jurnal Material Teknik, 9(2), 156–164. https://doi.org/10.xxxx/jmt.v9i2.073

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Kurnia Idris Maulana, Syamsul Hadi, Achmad Rio Ananta Pratama, Risky Nur Iswanto, & Ahmad Firman Dani. (2026). Pembuatan Peniti Kain, Panjang 50 mm, Diameter Kawat 0,5 mm, Kapasitas 30 Unit/Jam. Manufaktur: Publikasi Sub Rumpun Ilmu Keteknikan Industri, 4(2), 104–112. https://doi.org/10.61132/manufaktur.v4i2.1434

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.